Minggu, 20 November 2011

Rumahnya Hewan Endemik dan Langka


Menyadari sebagai bagian dari rawa gambut wilayah ekologi Sumatera, Giam Siak Kecil, Bukit Batu (GSK-BB) memiliki sebuah habitat yang unik dan memainkan peran penting untuk membantu mempertahankan populasi spesies langka, terancam punah dan endemik. Sekitar 189 spesies tanaman, terdiri dari 113 keluarga dan 59 genus dicatat di daerah ini. Sebanyak 29 dari jumlah total spesies tanaman ini dikategorikan sebagai spesies yang dilindungi.

Daerah inti
didominasi oleh tipe hutan rawa gambut. Jenis tumbuhan yang telah dicatat di daerah ini termasuk Gonystylus bancanus (ramin), Palaquium leiocarpus (nyatoh), Durio carinatus (durian burung), Shorea teysmanniana (meranti bunga), Tetramerista glabra (punak).

Beberapa
spesies hewan kunci yang dicatat di daerah inti dan terdaftar sebagai spesies yang dilindungi dan terancam punah, termasuk dua spesies burung (Rangkong : Buceros bicornis dan Bangau Bluwok : Mycteria cynerea), empat Mamalia (Beruang Madu :Helarctos malayanus, Tapir : Tapirus indicus, Gajah Sumatera : Elephas maximus, dan Harimau Sumatera : Panthera tigris sumatrae), dua Reptil (Buaya sepit : Tomistoma schlegelii dan Buaya muara : Crocodylus porosus) dan satu spesies ikan terancam punah Scleropages formosus, juga dikenal sebagai arwana Asia.

Flagship Conversation Project Sinarmas Forestry sebagai pihak swasta yang juga bertanggung jawab untuk melestarikan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu berencana akan melakukan kerja sama dengan instansi terkait untuk budidaya hewan endemik, yaitu ikan yang berada di area Giam Siak Kecil Bukit Batu tersebut.(risky-gsj/new)


0 komentar: